PENGAJIAN RUTIN TP PKK, DWP, DAN KORPRI KABUPATEN NGANJUK AJAK TINGKATKAN KEIMANAN DI BULAN MUHARAM
Nganjuk – Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan Korpri Kabupaten Nganjuk kembali menggelar pengajian rutin pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pembukaan, pembacaan Surat Yasin dan Al-Kahfi, santunan kepada anak yatim piatu, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Sekretaris TP PKK Kabupaten Nganjuk, Laila, menyampaikan pentingnya menghadiri majelis ilmu dan pengajian sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Beliau mengungkapkan bahwa terkadang langkah untuk menghadiri pengajian terasa berat, namun setiap usaha yang dilakukan di jalan kebaikan akan mendapatkan balasan yang lebih baik dari Allah SWT. Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menyisihkan sebagian rezeki dalam bentuk sedekah dan zakat sebagai wujud kepedulian sosial serta investasi amal bagi kehidupan dunia dan akhirat.
“Biasakan bersedekah secara rutin, karena Allah SWT akan menggantinya dengan rezeki yang lebih besar, kesehatan, serta keberkahan bagi keluarga dan keturunan kita. Jangan lupa pula menunaikan zakat sebesar 2,5 persen dari harta yang telah memenuhi syarat,” pesannya.
Mengakhiri sambutannya, beliau mendoakan seluruh jamaah agar menjadi pribadi yang salehah, memperoleh keselamatan, kesehatan, rezeki yang halal dan berkah, serta senantiasa meningkat ketakwaannya di tahun baru Islam 1448 Hijriah.
Pada kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Ustadzah Fika dari Jatikalen. Dalam ceramahnya, beliau mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat iman dan Islam yang merupakan anugerah terbesar dari Allah SWT.
“Tidak ada nikmat yang lebih agung daripada nikmat iman dan Islam. Jika kedua nikmat tersebut dicabut, maka kehidupan di dunia tidak lagi memiliki arti,” ujarnya.
Ustadzah Fika juga menjelaskan berbagai keutamaan bulan Muharam sebagai salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT. Beberapa peristiwa penting yang terjadi pada bulan tersebut di antaranya kisah keselamatan Nabi Nuh AS dari banjir besar dan diselamatkannya Nabi Musa AS beserta Bani Israil dari kejaran Fir’aun melalui mukjizat terbelahnya Laut Merah.
Mengutip Kitab Kanzun Najah was Surur karya Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Kudus, beliau menjelaskan sejumlah amalan yang dianjurkan pada bulan Muharam, antara lain memperbanyak puasa sunnah, khususnya puasa Tasu’a dan Asyura, menjaga salat tepat waktu, mempererat silaturahmi, menjenguk orang sakit, serta memperbanyak sedekah kepada anak yatim.
Selain itu, jamaah juga diajak untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan diri. Beliau mengingatkan sebuah hadis yang menyebutkan bahwa orang yang hari ini lebih baik daripada kemarin termasuk golongan yang beruntung, sedangkan yang tidak mengalami peningkatan termasuk golongan yang merugi.
Untuk menjadi pribadi yang lebih baik, Ustadzah Fika menekankan beberapa langkah penting, yaitu menjaga keikhlasan dan istiqamah dalam beribadah, memperbaiki akhlak dengan menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda, mengatur waktu dengan baik, membiasakan perilaku positif, serta terus menambah ilmu pengetahuan agama.
Beliau juga menjelaskan bahwa ibadah dalam Islam terbagi menjadi dua, yaitu ibadah mahdhah seperti salat dan puasa yang memiliki aturan khusus, serta ibadah ghairu mahdhah yang mencakup seluruh aktivitas baik yang dilakukan karena Allah SWT, seperti bekerja, membantu sesama, dan bersedekah.
Menutup tausiyahnya, Ustadzah Fika mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menebarkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, sikap peduli, saling membantu, menjaga tutur kata, serta menghormati sesama akan mempererat hubungan sosial dan mendatangkan keberkahan dalam kehidupan.
Melalui pengajian rutin ini, diharapkan seluruh anggota TP PKK, DWP, dan Korpri Kabupaten Nganjuk dapat semakin meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan bulan Muharam sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal saleh.
(Operator DWP Kemenag Nganjuk)